Dari Mata Turun ke Hati

Dari mana punai melayang,
Dari sawah turun ke padi,
Dari mana datangnya sayang,
Dari mata turun ke hati…

indah sungguh kata-kata berasal dari adat budaya yang halus mulus bangsa melayu yang menyantuni sesama insan, menyelami jiwa dan perasaan..
sebagai insan yang menginginkan kebahagiaan, kasih sayang yang kita dambakan adalah yang halal di sisi Tuhan
dari ayah dan ibu yang telah banyak berkorban
dari saudara apa lagi yang seibu sebapa kawan sepermainan
dari sang suami atau isteri yang menemani waktu kesunyian
dari anak-anak yang mengharap sokongan dalam perjuangan

antara rahsia memupuk cinta dan sayang adalah dari sering melihat wajah yang disayangi agar kecintaan terus subur di hati…
jangan pula kesibukan kita, ‘taking for granted’ kita akan kasih sayang itu akan selamanya wujud
maka mata kita jarang menatap air muka kekasih-kekasih kita ini.
ayah dan ibu yang sering bertanyakan anak cucunya
anak-anak yang dahagakan masa khusus untuknya…
isteri yang perlukan dakapan dan belaian ketika muda atau lanjut usia…

….
di suatu ekstrim yang lain.
dari mata turun ke hati membawa amaran cinta terlarang berpunca dari anak panah pandangan mata yang meliar
maka hindari lah cinta terlarang ini dengan menahan pandanganmu…
dari aurat sang wanita atau lirik mata bukan mahram mu.
peliharalah mata itu
kerana di situlah syaitan memainkan senjata menewaskan hamba Tuhan
atas nama nafsu durjana
moga hati subur dengan cinta kasih yang dibajai cinta Tuhan
bukan cinta terlarang yang dimurkaiNya malah dicela insan

Posted in Uncategorized. Leave a Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: